Sabtu, 16 Oktober 2021
   
Ukuran Teks
image image image
Diplomasi Kesehatan Berhasil Mengamankan Ketersediaan Vaksin Sepanjang tahun 2020 perhatian Indonesia dan seluruh dunia mengarah ke penanganan Covid-19. Tantangan terbesar yang dihadapi semua negara adalah bagaimana mengatasi kelangkaan alat kesehatan seperti APD dan masker. Belum lagi soal obat dan pembuatan vaksin.
Travel Corridor Arrangement dengan Empat Negara Bantu Pemulihan Ekonomi Domestik   Di tengah pandemi Covid-19, perekonomian semua negara melambat. Kementerian Luar Negeri melakukan terobosan diplomasi untuk menggerakkan perdagangan melalui Travel Corridor Arrangement (TCA).
Menggiatkan Kerja Sama Ekonomi di Tengah Pandemi “Di tengah pandemi Covid-19, Kemlu terus mendukung pemulihan ekonomi melalui kerja sama ekonomi dengan berbagai negara. Upaya meningkatkan kerja sama ekonomi ini dilakukan dengan membuka dan memperluas akses pasar melalui perjanjian Free Trade Agreement (FTA) termasuk Comprehensive Economic Partnership (CEPA) dan Preferential Trade Agreement (PTA)”

Kontak Usaha

Agenda & Pameran

Majalah Akses Kemlu

Move
-

Wawancara Khusus

Artikel Terbaru
Peran Kerja Sama Regional di Masa Pandemi

Mungkin tidak banyak pembaca AKSES yang mengetahui bahwa di Kawasan Asia Pasifik dan Afrika terdapat beberapa forum kerja sama regional dan subregional. Indonesia berperan sama aktifnya di forum kerja sama tersebut seperti halnya dalam membina kerja sama dengan berbagai negara secara bilateral di kawasan. Yuk, kita mengenal lebih jauh forum-forum regional tersebut melalui perbincangan dengan Bapak...

Selengkapnya...
Delokal: Mengemas Hobi Menjadi Bisnis

  Sektor pariwisata Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan meskipun saat ini geliatnya dihentikan sementara oleh pandemi Covid-19. Salah satu daerah yang telah memanfaatkan sektor pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi daerah adalah Yogyakarta. Data Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2018, sektor pariwisata menyerap tenaga kerja sekurangnya 6.747 orang dengan jumlah pendapatan...

Selengkapnya...
MDI Ventures Terus Berinvestasi di Tengah Pandemi

  Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang berbentuk modal ventura, PT Metra Digital Innovation (MDI Ventures) telah menggelontorkan investasi ratusan juta dollar AS sejak berdiri pada 2016. Managing Parner MDI Ventures Kenneth Li menyatakan bahwa saat ini MDI telah berinvestasi di 34 perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) di lebih dari sepuluh negara. MDI Ventures...

Selengkapnya...
Move
-

Success Story

Artikel Terbaru
Perjalanan Rempah Indonesia ke Negeri Kimchi

  Siapa yang menyangka bahwa rempah-rempah Indonesia dapat menembus negeri Korea Selatan, yang populer dengan makanan khas tradisional Kimchi dan dunia hiburan K-Pop dan K-Drama! Makanan Indonesia yang kaya akan rempah ternyata cocok bagi lidah warga Korea yang menggemari makanan dengan karakter yang kuat dan rasa yang pedas. Namun demikian, kelangkaan produk rempah Indonesia di pasar Korea Selatan...

Selengkapnya...
Kiprah Perusahaan Indonesia Pertama di Zanzibar, Indesso Tanzania (Zanzibar) Limited Bangun Ekonomi Tanzania

Meskipun saat ini dunia tengah dilanda wabah pandemi Covid-19, namun berbagai terobosan bagi upaya pemulihan ekonomi nasional tidak pernah pudar. Di tengah terpaan hambatan batasan mobilisasi dan aktivitas ekonomi, semangat perusahaan Indonesia untuk mengibarkan merah putih di luar negeri terus bergelora. Salah satu bukti konkretnya adalah capaian perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang bisnis...

Selengkapnya...
Kiprah PT. DI Kian Mendunia, Kirim Pesanan Ketiga CN235 ke Senegal

INDONESIA pantas bangga ! Pesawat CN235, mahakarya Presiden ke-3 Republik Indonesia, Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, FREng, kini digunakan tidak hanya di dalam negeri, tetapi kian terkenal di luar negeri karena telah banyak negara sehabat menggunakan pesawat tersebut. Persiapan Flight Acceptance test Pesawat CN235-220 MPA Senegal Air Force. Hanggar Final Assembly line di PT....

Selengkapnya...
Indonesia-PEA Perkuat Kerja Sama di Bidang Kesehatan dan Ketahanan Pangan

Di saat wabah COVID-19 kian merebak, PEA termasuk negara sahabat yang pertama kali memberikan bantuan alat-alat kesehatan kepada Indonesia. Hal ini terbukti dengan dikirimkannya sebanyak 20 ton peralatan kesehatan, berupa coverall, sarung tangan, masker, pelindung sepatu, dan hand sanitizer ke Indonesia pada 28 April 2020. Duta Besar PEA untuk Indonesia, Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri menandatangani...

Selengkapnya...
Move
-

Aspasaf Updates

Artikel Terbaru
Kunjungan Resmi Perdana Menteri Malaysia Ke Indonesia

Mengawali tahun 2021, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk menerima Kunjungan Resmi Perdana Menteri Malaysia Tun Sri Muhyiddin Yassin. Kunjungan ini merupakan kunjungan resmi perdana bagi PM Muhyiddin sejak pelantikannya pada 1 Maret 2020 silam. Di sisi lain, kunjungan tersebut juga merupakan kunjungan Tamu Negara yang pertama bagi Indonesia di tahun 2021. Arti penting pertemuan kedua negara ini digarisbawahi oleh Presiden RI. “Malaysia merupakan salah satu mitra penting Indonesia di bidang perdagangan, investasi, pariwisata dan sosial budaya,” ucap Presiden Joko Widodo saat menerima PM Muhyiddin di Istana Negara pada 5 Februari 2021. Presiden RI turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Malaysia dalam menjamin pelindungan bagi WNI di Malaysia terutama selama pandemi, melalui pemberian dukungan Perwakilan RI di Malaysia yang selalu aktif memberikan bantuan kepada WNI terdampak pandemi Covid-19. Pada pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan...

Selengkapnya...
70 Tahun Hubungan Bilateral Indonesia-Thailand: Peluang dan Tantangan Kerja Sama di Sektor Makanan-Minuman

“Hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand resmi dimulai pada 7 Maret 1950. Pada 2020 tahun lalu, genap sudah 70 tahun hubungan kedua negara. Indonesia dan Thailand merupakan dua negara kunci di kawasan ASEAN”. Kekuatan dua ekonomi terbesar ASEAN Kedua negara merupakan founding fathers ASEAN yang didirikan pada 1967 dan terus berkontribusi pada pengembangan organisasi tersebut hingga kini menjadi suatu Masyarakat ASEAN. Kedekatan hubungan kedua negara sudah berlangsung sejak lama. Sejarawan mencatat hubungan dagang dan kebudayaan kerajaan-kerajaan di Nusantara dengan Siam. Dari sisi ekonomi, Indonesia memiliki ekonomi terbesar di ASEAN dengan GDP senilai 1,11 triliun Dollar AS (2019) dan Thailand pada peringkat kedua dengan 529 miliar Dollar AS (2019). Konsumen Indonesia sudah lama mengenal produk makanan beku merk Fiesta ataupun semen Siam Cement yang berasal dari Thailand. Sedangkan masyarakat di Thailand mengenal jasa antar Gojek yang sudah beroperasi di Bangkok dan...

Selengkapnya...
Peran Indonesia di APEC dan IORA Dalam Mitigasi Pandemi

Ekonomi dunia sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Untuk itulah, Indonesia bersama negara-negara sepemikiran mendorong adanya kerja sama nyata untuk mendongkrak perekonomian melalui organisasi dunia, di antaranya APEC dan IORA. Dalam pidatonya di KTT APEC 2020, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa ekonomi anggota APEC (Asia Pacific Economic Cooperation) saat ini menghadapi kondisi sulit. Produk domestik bruto (PDB) APEC mengalami kontraksi hingga 2,7 persen, sementara 74 juta penduduk ekonomi anggota APEC kehilangan mata pencarian. “Kini saatnya kita membangun kembali komitmen sekuat 1994 untuk merajut visi kita pasca-2020,” kata Presiden melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 20 November 2020. Indonesia ingin APEC memberikan manfaat yang inklusif melalui “Visi APEC Pasca-2020” yang merupakan kelanjutan dari Bogor Goals. Disepakatinya visi tersebut diharapkan dapat menjadi momentum baru untuk mewujudkan kerja sama saling menguntungkan,...

Selengkapnya...
Jurus Jitu UMKM Menembus Pasar Global di Masa Pandemi

Ibarat oksigen, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia menjadi napas perekonomian nasional. Bahkan di tengah pandemi, sektor inilah yang membuat ekonomi kita tetap tumbuh. Hal tersebut dimungkinkan karena UMKM menyediakan berbagai barang kebutuhan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, pelaku UMKM menggunakan produksi domestik dan memiliki perputaran transaksi yang cepat. Bila menilik statistik, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,19 juta unit usaha dan menyerap sekitar 117 juta pekerja atau 97 persen tenaga kerja nasional. Dari sekitar 60 juta usaha tersebut, usaha mikro menempati komposisi terbesar yaitu 63,35 juta usaha (98,68 persen), usaha kecil (1,22 persen), dan usaha menengah (0,09 persen). Pada tahun 2020, tercatat UMKM menyumbang lebih dari 60 persen (lebih dari Rp 8,5 triliun) dari total PDB Indonesia. Sayangnya, mayoritas UMKM punya keterbatasan terhadap pasar. Apalagi untuk menjual produknya sampai ke mancanegara. Terlebih di tahun...

Selengkapnya...
Diplomasi Sawit Indonesia di Kawasan Asia Selatan dan Tengah

Ekspor kelapa sawit punya kontribusi besar terhadap devisa negara. Di saat pandemi Covid-19 melanda, nilai ekspornya justru meningkat. Yang menarik, ada potensi pasar yang menjanjikan di Asia Selatan. Kita perlu memanfaatkan peluang ini secara maksimal. Data Gabungan Pengusaha Kepala Sawit Indonesia (GAPKI) menunjukkan, tren ekspor kelapa sawit Indonesia di tahun 2020 masih meningkat menjadi USD22,97 miliar jika dibandingkan tahun 2019 di angka USD2,.22 miliar. Negara tujuan ekspor kelapa sawit tertinggi Indonesia adalah Tiongkok, kemudian diikuti oleh negara-negara Uni Eropa lalu India, Pakistan dan Bangladesh. Dari negara tujuan ekspor tersebut, tiga negara di Kawasan Asia Selatan yang menarik perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan sawit. Apalagi India, Pakistan dan Bangladesh adalah negara-negara tujuan ekspor non-tradisional. Untuk itu Direktorat Asia Selatan dan Tengah Kementerian Luar Negeri berupaya menjembatani peluang yang ada dengan para pelaku usaha Indonesia bidang...

Selengkapnya...
60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia dan Maroko

Napak Tilas Hubungan DIplomatik RI-Maroko 18 April 1960, Duta Besar RI di Manila, Mohammad Nasir Datuk Pamoentjak melakukan misi khusus sekaligus meresmikan hubungan diplomatik RI dengan Maroko. Sejak itu, kedua negara menikmati persahabatan yang produktif dengan segala dinamikanya. Misalnya dalam hal politik dan keamanan, kedua negara memiliki kesamaan sikap dan pandangan atas isu-isu regional dan internasional. Indonesia dan Maroko juga sama-sama menganut kebijakan yang moderat serta secara aktif menjadi anggota organisasi dan fora internasional seperti Perserikatan Bangsa Bangsa, Organisasi Kerjasama Islam, Gerakan Non Blok, Kelompok-77 serta komite Al-Quds. Belum lama ini, keduanya juga telah menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) dalam penanggulangan terorisme. Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik 60 tahun kemudian, kedua negara sepakat untuk menyelenggarakan “INA-MAROC 60ing Forward”. Walaupun mendapat rintangan yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, kedua...

Selengkapnya...
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Link Terkait

Please wait while JT SlideShow is loading images...
Kementerian Luar NegeriKementerian PerdaganganKementerian PertanianBadan Koordinasi Penanaman ModalBadan Ekonomi KreatifKementerian Koperasi dan Usaha Kecil MenengahKementerian PariwisataKementerian Perindustrian